Fungsi Sitoplasma, Struktur Sitoplasma Dan Pengertiannya

Wednesday, May 3rd, 2017 - Sel

Fungsi Sitoplasma | Di pembahasan sebelumnya tentang struktur sel telah dijelaskan bahwa struktur sel ini terdiri dari beberapa bagian yang diantaranya Membran sel, inti sel dan sitoplasma. Jika materi membran sel dan inti sel sudah kami bahas pada kesempatan yang sebelumnya, untuk melengkapi dan memperdalam lagi materi biologi tentang struktur sel. Kami dikesempatan ini akan mencoba membahas terkait sitoplasma yang meliputi struktur, sifat dan fungsinya.

Sebagaiamana yang sudah dijelaskan dikesempatan sebelumnya, sitoplasma merupakan bagian sel yang mencakup semua materi yang berada di antara inti sel dan membran sel. Sitoplasma juga di definisikan sebagai salah satu bagian utama yang ada di dalam sel yang mempunyai peran dalam biosintesis dan biogenetika. Melihat defenisi tersebut, bisa disimpulkan bahwa sitoplasa ini adalah bagian sel yang sangat penting keberadaannya.

Fungsi Sitoplasma

Pada umumnya sitoplasma ini berbentuk gel atau cair dan berperan penting dalam transportasi zat makanan. Sitoplasma ini terdiri dari organel sel yang mempunyai fungsi fungsi tertentu. Selain terdapat organel sel, pada sitoplasma juga terdapat beberapa macam zat yang diantaranya lemak, karbohidrat, protein, dan garam mineral. Sedangkan untuk struktur sitoplasma terdiri dari Matriks, orgnel sitoplasma dan inklusio sitoplasma. Berikut ini penjelasan lengkapnya

Struktur Sitoplasma

Matriks Sitoplasma

Merupakan sebuah cairan homogen penyusun sel yang mempunyai sifat koloid. Bentuk matriks sel ini bisa berupa sol atau gel, yang mana keduanya bisa berubah sebaliknya. Untuk karakteristik sitoplasma diantaranya dapat berubah fase, bisa memantulkan sebuah cahaya yang berbentuk kerucut, dapat bergerak secara zig zag mengikuti gerak brown. mempunyai peran sebagai larutan penyangga, sangat sensitif terhadap rangsangan.

Organel Sitoplasma

Struktur sitoplsma yang kedua ini juga sering disebut dengan organel sel yang merupakan bagian atau komponen sel yang terstruktur dan mempunyai fungsi tertentu. Adapun bagian dari sitoplasma diantaranya Mikrofilamen, mikrotubulus, vakuola, plastida, sentriol, lisosom, badan golgi, mitokondria, riboson, retikulum endoplasma.

Inklusio Sitoplasma

Dan struktur sitoplasma yakni inklusio yaitu bagian sitoplasma yang tidak bisa hidup, pada biologi inklusio ini juga dikenal dengan sebutan dentoplasma. Untuk bentuk inklusio bisa berupa butiran minyak, granula skretorius,lemak dan lain sebagainya.

Itulah struktur sitoplasma yang bisa teman teman ketahui dan dipelajari, dari pembahasan diatas bisa di ambil sebuah kesimpulan bahwa setiap bagian struktur sitoplasma mempunyai fungsi dan bentuk yang berbeda beda. Lalu untuk fungsi sitoplasma, teman teman bisa melihatnya pada ulasan berikut ini.

Fungsi Sitoplasma

  • Sebagai tempat atau wadah untuk organel organel sel
  • Mempunyai peran yang penting dala biogenetik dan biosintesis seperti sintesis protein, sintesis lemak dan sintesis asam amino
  • Sebagai pelindung organel dari benturan
  • Menjaga bentuk dan konistensi sel
  • Mengisi ruang sel yang tidak digunakan oleh vesikula dan organel
  • Sebagai media transfer zat atau bahan dari luar sel ke organel atau inti sel
  • Melakukan pelarutan protein dan senyawa lain dalam sel
  • Membantu kinerja pergerakan zat atau unsur dari satu bagian sel kke bagian sel lainnya.

Kurang lebihnya itu saja yang bisa kami bahas tentang Struktur dan Fungsi Sitoplasma, harapan kami dengan adanya pembahasan ini teman teman lebih memahami terkait fungsi dan struktur dari sitoplasma ini. Dan ketika ada ulangan atau ujian teman teman tidak kesulitan mengisinya.